CSS Hack dengan css_browser_selector.js
Saat kemarin iseng-iseng melakukan slicing desain PSD dari Richard Fang, saya menemukan hal yang cukup unik. Terutama dalam hal cross browser compability. Lihat Screenshot berikut biar mudah penjelasannya :)
blog about web development and other cool stuff created by rizky abdilah !
Saat kemarin iseng-iseng melakukan slicing desain PSD dari Richard Fang, saya menemukan hal yang cukup unik. Terutama dalam hal cross browser compability. Lihat Screenshot berikut biar mudah penjelasannya :)
Pada kondisi default wordpress mengirim email notifikasi atau pembeitahuan melalui fungsi mail() bawaan dari PHP. Jika menggunakan fungsi mail() ini terkadang email tidak terkirim (tidak masuk) atau email dianggap spam.
Dengan CSS3 kita bisa membuat efek box shadow dan border radius dengan mudah. Hanya saja, efek itu hanya bisa digunakan pada browser-browser tertentu yang sudah mendukung CSS3, seperti misalnya firefox, safari dan chrome. Tetapi dengan telah dirilisnya Opera 10.10 yang sudah mensupport CSS3, kita bisa menggunakan efek box shadow dan border radius tersebut di Opera.
Dalam posting kali ini saya akan menjelaskan perbedaan struktur layout antara HTML5 dan HTML4. Dan bagaimana cara membuat layout menggunakan HTML5 yang terlihat sama meskipun dibuka di browser yang belum mendukung HTML5 (cross browser).
Mem-validasi form dalam web adalah suatu keharusan yang tidak bisa ditinggalkan. Hal ini berguna agar database tidak terisi oleh hal-hal yang tidak diperlukan ataupun untuk menghindari kesalahan pengisian data.
Dalam membuat website, menu drop down sudah menjadi hal yang biasa. Membuat menu drop down sendiri bukanlah hal yang sulit, dalam 5 menit mungkin kita sudah selesai membuatnya. Kita hanya perlu menambah sedikit script javascript, css, dan kode html itu sendiri. Dalam posting kali ini saya akan coba menjelaskan bagaimana membuat menu drop down menggunakan css dan jQuery.
AJAX, kependekan dari Asynchronious JavaScript And XML sudah menjadi hal yang umum digunakan di dunia web saat ini. Dengan AJAX kita bisa membuat kondisi dimana client berhubungan dengan server tanpa perlu refresh halaman (ganti halaman).
Disini saya tidak akan membahas apa itu AJAX, apa yang bisa dilakukan dengan AJAX, tetapi saya akan mendemokan bagaimana AJAX bekerja khususnya dalam hal memasukkan data ke dalam database melalui form.
Dalam mengerjakan proyek web yang menggunakan AJAX, seringkali kita membuat konten dinamis yang di dalam konten dinamis itu sendiri terdapat link yang menghubungkan ke halaman lain. Yang jadi masalah kadang link tersebut tidak bekerja saat di klik.
Hal ini terjadi karena JavaScript atau inti dari AJAX, hanya menangani event handler dari link yang didapat saat browser selesai mengunduh file HTML dan JavaScript dari server. Jadi elemen baru yang tercipta dari hasil manipulasi DOM user tidak akan tertangani, atau jika di klik tidak akan bekerja.
Seringkali dalam pembuatan web kita membuat layer ataupun button yang bagian pojok-pojoknya menggunakan radius (rounded). Dengan membuat gambar rounded nya terlebih dulu di photoshop atau image editor lainnya. Hal ini akan sangat merepotkan karena kita perlu membuat satu per-satu gambar rounded tersebut.
Jika kita ingin mudah, kita bisa saja membuat rounded corner tersebut menggunakan CSS3, hanya saja masalahnya timbul karena jika kita menggunakan CSS3, rounded corner tidak akan tampil di browser-browser yang belum mendukung CSS3 itu sendiri, seperti Opera dan Internet Explorer (selain IE9).
Salah satu fitur menarik dari CSS3 yaitu, Box dan Text Shadow Effect. Yap, biasanya jika kita ingin membuat effect shadow pada halaman web, kita perlu membuatnya terlebih gambarnya terlebih dahulu dengan menambahkan effect shadow pada blending option (jika menggunakan Photoshop). Disini saya tidak akan menjelaskan bagaimana cara membuat Box atau Text Shadow Effect di Photoshop, tapi saya akan menjelaskan bagaimana membuatnya dengan CSS.